Salah
satu kebutuhan pokok manusia adalah air. Air tidak hanya dibutuhkan oleh
manusia tetapi dibutuhkan juga oleh mahluk hidup lainnya di dunia ini. Air yang
dikonsumsi oleh manusia biasanya berasal dari air tanah. Kini kondisi air tanah
di Indonesia semakin memprihatinkan. Air tanah seringkali tercemar zat kimia,
limbah rumah tangga atau industri, bahkan air tanah mengandung kapur dan
senyawa organik yang tinggi. Akibatnya air yang dikonsumsi pun rasanya tak
enak.
Salah
satu cemaran air, yaitu logam besi. Kandungan besi yang tinggi dalam air
memiliki karakteristik, yaitu ketika air dikeluarkan dari kran kondisinya
jernih, tetapi lama kelamaan air akan berwarna kuning bahkan membentuk endapan
atau koloid besi berwarna kuning kecoklatan.
Pada
umumnya zat besi yang larut di dalam air dalam keadaan bervalensi dua. Besi
masuk ke dalam air karena reaksi biologis pada kondisi reduksi atau anaerobik
(tanpa oksigen). Ketika air yang mengandung besi dibiarkan terkena udara atau
oksigen maka akan terjadi reaksi oksidasi besi yang lambat laun membentuk
endapan atau gumpalan koloid kuning kecoklatan yang tidak diharapkan.
Air
minum yang mengandung besi cenderung menimbulkan rasa mual apabila dikonsumsi.
Selain itu dalam dosis besar dapat merusak dinding usus. Kandungan besi dalam
air lebih dari 1 mg/L akan menyebabkan iritasi pada mata dan kulit. Jika
kelarutan besi dalam air lebih dari 10 mg/L akan menyebabkan air berbau busuk.
Oleh
karena itu, agar tubuh kita mendapatkan manfaat dari air konsumsilah air yang
sehat. Namun tidak semua daerah beruntung mendapatkan sumber air yang bersih,
sebagian besar daerah kota besar di Indonesia pasti airnya bermasalah. Air
tersebut harus diolah dengan alat penyaring atau alat penjernih air sehingga
aman untuk dikonsumsi. Pastikan air di rumah Anda bebas dari masalah kandungan
besi tinggi. Jika air dirumah Anda bermasalah, PURINEX water purifier hadir untuk
Anda,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar